Sunday, October 31, 2010

Orang Tuan dan Prestasi Belajar Anak

Perhatian yang diberikan oleh orang tua sangatlah dibutuhkan sebagai motivasi dari luar, walau motivasi yang timbul dari dalam diri seorang siswa akan lebih baik dan stabil. Sekarang timbul pertanyaan mengapa perhatian sangat dibutuhkan? Karena memang sudah menjadi fitrah manusia ingin memperoleh kasih sayang, dihargai, dibimbing, serta diperhatikan.

Dalam hal ini siswa yang sedang mencari jati dirinya, keadaan jiwanya belum stabil. Oleh karena itu suatu bentuk perhatian dan bimbingan sangatlah membantu dalam perkembangan belajarnya. Karena satu hal yang sangat perlu diperhatikan oleh seorang pendidik dalam membimbing siswanya adalah kebutuhan siswa antara lain: kebutuhan kasih sayang, kebutuhan bimbingan, kebutuhan rasa aman dan kebutuhan rasa harga diri.

Perhatian dalam rangka pendidikan sangat dibutuhkan dari seorang pendidik kepada anak didik. Perhatian yang positif terhadap siswa adalah perhatian yang memberikan dukungan terhadap anak/siswa baik moril maupun spirituil, memberikan fasilitas dan motivasi dalam mencapai prestasi belajar yang baik. Kita juga dapat melihat berbagai contoh di lapangan banyak anak yang malas belajar, dan cenderung nakal, disebabkan kurang adanya perhatian.

Jadi, jelas bahwa perhatian itu sangat perlu diberikan oleh si Pendidik (dalam hal ini orang tua). Karena kurangnya perhatian yang baik (dalam pendidikan agama Islam khususnya dan dalam belajar umumnya) dari berbagai pihak, dapat membawa dampak negatif dalam perkembangan belajar anak/siswa. Karena tidak dapat dipungkiri dan sudah menjadi hal yang wajar, kalau manusia itu secara naluriah membutuhkan perhatian sebagai dorongan, pemberi semangat dalam berbagai aktivitasnya.

Belajar adalah suatu proses perbaikan, perkembangan dan pertumbuhan intelektual menuju kedewasaan, baik dalam berfikir maupun bertindak. Belajar sebagai salah satu jembatan untuk memperoleh hasil yang baik dalam pendidikan. Dalam belajar tersebut hendaknya seorang yang sedang menuntut ilmu agama khususnya, selalu berpegang teguh kepada ajaran murni dan hakiki yaitu Al-Quran sebagaimana firman Allah dalam surat Ali Imran: 138

»yd ×b$ut/ Ĩ$¨Y=Ïj9 Yèdur ×psàÏãöqtBur šúüÉ)­GßJù=Ïj9 ÇÊÌÑÈ

"(Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa".

Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan yang diharapkan, hendaknya berbagai pihak ikut serta menciptakan dan menyokong guna berlangsungnya pendidikan, mulai dari keluarga, guru/orang tua, masyarakat, dan pemerintah ikut serta mendukung pendidikan. Orang tua mempunyai andil besar dalam prestasi belajar siswa, yaitu memberikan perhatian, bimbingan, pengarahan serta dorongan dalam belajar. Perhatian orang tua dapat berpengaruh besar terhadap prestasi belajar siswa misalnya menciptakan suasan yang nyaman, komunikasi yang baik dan menyediakan saran dan prasarana belajar, cenderung akan dapat hasil yang baik/prestasi belajar baik.

Perhatian orang tua yang diberikan kepada siswa perlu sekali diutamakan. Karena orang tua selaku pendidik mempunyai kedudukan dan tugas sebagai berikut:

1. Orang tua sebagai motivator

Orang tua selaku pendidik dan pembimbing, hendaknya bertindak sebagai motivator dalam mendorong prestasi belajar siswa, sebagai motivator tugasnya adalah

a. Bersikap terbuka, dalam arti harus mampu mendorong, menerima siswa/anak dengan segala kekurangan dan kelebihannya, dan dalam batas tertentu berusaha memahami kemungkinan terdapatnya masalah pribadi siswa, menunjukan perhatian dengan sepenuh hati.

b. Mendorong siswa agar mampu memahami dan memanfaatkan potensi yang ada.

c. Menciptakan hubungan yang serasi.

2. Orang tua sebagai organisator

Seorang pendidik/orang tua sebagai organisator memiliki tugas yang harus dilakukan antara lain:

a. Menyusun rencana kegiatan sehari-hari dalam lingkungan keluarga.

b. Menciptakan interaksi komunikasi antara orang tua dengan anak maupun antara anak itu sendiri.

c. Mengarahkan komunikasi sesuai dengan tujuan.

Sebagai organisator, seorang pendidik/orang tua harus sadar betul bahwa dirinya berada dalam suatu "kancah" yang harus melibatkan diri dalam suatu interaksi, pendidik yang senang membuat jarak misalnya sulit memerankan dirinya dalam berinteraksi secara baik.

3. Orang tua sebagai fasilitator dan evaluator

Sebagai fasilitator orang tua harus berusaha menyiapkan berbagai sarana dan media guna pelengkap dalam pendidikan yang sedang berlangsung. Sarana dalam hal ini seperti alat-alat tulis, buku-buku tulis, buku-buku pengetahuan, tempat belajar yang nyaman dan lengkap.

Sebagai evaluator, seorang pendidik/orang tua harus berusaha memperhatikan dan menilai hasil dari berbagai kegiatan, hal ini dilakukan agar siswa termotivasi untuk selalu berkompetensi dalam prestasi dan kebaikan.

Di lingkungan sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, pengukur keberhasilan pendidikan agama Islam dapat dilihat dari dua jalur yaitu: prestasi belajar dan akhlak para siswa. Hal tersebut berkaitan erat karena siswa yang mempunyai prestasi belajar yang baik sedangkan akhlaknya kurang terpuji, maka hal tersebut bisa dikatakan pendidikan agama Islam yang kurang berhasil.

Jadi, sangat jelas sekali, perhatian belajar yang diberikan oleh seorang pendidik dalam hal ini orang tua berpengaruh besar terhadap prestasi belajar siswa. Karena kalau orang tua sudah tidak memperhatikan anak dalam belajar, maka dikhawatirkan ia tidak akan berhasil/berprestasi dengan baik dalam pendidikannya. Begitu pula sebaliknya, kalau orang tua sudah memperhatikan anak dalam belajar, maka dapat diharapkan hasil/prestasi pendidikan yang baik pula. Karena itu persoalan yang timbul ialah bagaimana meningkatkan prestasi belajar anak/siswa. Oleh karena itu, seorang pendidik harus berusaha untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.

Jadi ada pengaruh yang besar antara perhatian yang diberikan oleh orang tua terhadap prestasi belajar siswa, yaitu sebagai pendorong dan pemberi semangat dalam menciptakan suatu pendidikan Islam.

Cara-Cara Belajar Yang Baik

Faktor yang mempengaruhi hasil balajar. Disamping faktor yang ada di dalam diri individu juga faktor yang ada di luar individu itu sendiri. Belajar yang efisien dapat dicapai dengan mengetahui strategi belajar yang tepat. Strategi belajar dipergunakan untuk mencapai hasil yang semaksimal mungkin.

Slameto (1987:76-80) mengemukakan beberapa saran cara belajar yang baik antara lain:

"Keadaan jasmani, keadaan lingkungan, memulai pelajaran, membagi pekerjaan, adakan kontrol, pupuk sikap optimis, waktu bekerja, membuat rencana, cara mempelajari buku, mempertinggi kecepatan membaca, jangan membaca belaka serta membuat rangkuman".

Hal tersebut akan diuraikan penulis sebagaimana berikut ini:

1. Keadaan Jasmani

Belajar memerlukan tenaga dan energi untuk itu kesehatan jasmani dalam belajar sangat diperlukan. Siswa yang sehat maka ia akan berpikir sehat dan berjiwa kuat. Sementara siswa yang sakit atau kurang salah satu indranya, maka belajarnya akan terganggu. Untuk itulah kesehatan adalah kunci segalanya untuk mencapai hasil yang benar-benar diinginkan.

2. Keadaan Lingkungan

Keadaan lingkungan juga merupakan faktor penting yang harus diperhatikan, jangan sampai keadaan lingkungan kita yang sedang belajar keadaannya gaduh atau bising terhadap pengaruh dari luar yang dapat mempengaruhi konsentrasi belajar siswa waktu belajar. Sementara dalam belajar diperlukan ketenangan sehingga dapat berkonsentrasi untuk menerima pelajaran dengan baik.

3. Memulai Pelajaran

Belajar diharapkan dimulai dari diri sendiri, bukan kita memulai belajar sebagimana seorang sopir yang diperintah oleh majikannya barulah ia bekerja. Memulai belajar dari diri sendiri memang sulit tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi itulah yang terbaik bagi siswa yang memang ingin belajar dengan baik.

4. Membagi Pekerjaan

Dalam belajar kita harus pandai-pandai untuk membagi pekerjaan kita, tentunya untuk memudahkan pekerjaan kita hendaklah kita dahulukan yang ringan dulu agar terasa mudah. Sebelum memulai pekerjaan lebih dahulu menentukan apa yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Kita dapat membagi pekerjaan ketika dalam waktu belajar. Ketika kita belajar, kita mencurahkan seluruh perhatian kepada pelajaran itu.

5. Adakan Kontrol

Kontrol ini berfungsi untuk mengetahui ketika akhir sebuah pelajaran, manakah pelajaran itu disukai maka hasil baik dan menggembirakan. Apabila control ini dilakukan maka juga akan menghasilkan masukan bagi yang kurang menggembirakan nilainya, sehingga ia harus diadakan latihan khusus.

6. Pupuk Sikap Optimis

Dalam belajar kita harus menanamkan sikap optimisme agar kita tidak bosan ketika kita belajar. Tetapi ada target yang harus kita capai, karena bersaing pada harapan dan keinginan yang menyatu pada keteguhan pendirian pada sikap optimis.

7. Waktu Bekerja

Ketika kita bekerja maka bekerjalah, tetapi ketika kita belajar maka jangan pikirkan kerja. Karena pada dasarnya belajar sudah merupakan kerja dan lebih besar bebannya pada kerja yang sebenarnya. Dapat juga belajar sambil kerja untuk mencapai hasil yang berimbang antara pengetahuan dan pengalaman.

8. Buatlah Suatu Rencana Kerja

Rencana kerja sangat penting dalam menunjang keberhasilan kita dalam belajar. Setidaknya untuk mengatur waktu belajar, kita sudah membuat agenda untuk setiap harinya agar waktu yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mencapai hasil yang baik.

9. Cara Mempelajari Buku

Cara mempelajari buku adalah dengan cara kita pahami isi buku secara garis besarnya saja dengan cara memperhatikan judul atau kepala bagian-bagiannya.

10. Mempertinggi Kecepatan Membaca

Seorang pelajar harus menangkap isi yang sebanyak-banyaknya/semampunya dari bacaan yang telah dibaca dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Bisa jadi dirangkum hasil bacaan tersebut setelah dibaca.

11. Jangan Membaca Belaka

Jangan membaca belaka tanpa mengulanginya dan membuat semacam kesimpulan setiap apa yang dibaca. Membaca bukanlah diketahui kata-katanya saja, akan tetapi mengikuti jalan pikiran si Pengarang itu membaca dipandang sebagai berfikir setelah kita membaca suatu bagian, maka suatu kita baca suatu bagian, maka suatu kita membaca timbul pertanyaan dan kita berusaha untuk mencari jawabannya.

12. Membuat Catatan

Membuat catatan tidak sama dengan menyalin catatan, catatan ini harus merupakan rangkuman yang memberikan gambaran tentang garis-garis besar dari pelajaran. Dengan catatan itulah akan mempermudah kita untuk mempelajari pelajaran yang sedang kita pelajari.

Relevan dengan pendapat di atas, maka Crow mengemukakan saran-saran belajar yang baik secara singkat dan terperinci adalah sebagai berikut:

a. Jaga kondisi fisik jangan sampai mengganggu kosentrasi dan keaktifan mental

b. Rencanakan dan laksanakan jadwal waktu yang telah kamu buat

c. Carilah kalimat-kalimat topik atau inti pengertian tiap paragraf

d. Selama belajar gunakan metode pengulangan dalam hati

e. Lakukan metode keseluruhan bila mungkin

f. Usahakan agar dapat membaca cepat dan cermat

g. Buatlah catatan-catatan atau rangkuman yang tersusun rapi

h. Susunlah dan buatlah pertanyaan-pertanyaan, yang tepat dan usahakanlah untuk dapat menemukannya

i. Pusatkan perhatian dengan sungguh-sungguh pada waktu belajar

j. Biasakanlah dengan membuat rangkuman dan kesimpulan"(Slameto, 1987:120)

Dengan demikianlah cara-cara belajar yang baik yang telah disebutkan diatas, pada dasarnya cara-cara belajar ini didominasi oleh dasar dari siswa itu sendiri. Sejauh mana dorongan pribadinya untuk mengetahui ilmu pengetahuan itu. Atau setidaknya rasa ingin tahunya itu tinggi sehingga memompa semangat yang terdorong atas kemauan sendiri, dan bukan atas paksaan dari orang lain. Sementara cara belajar yang telah disebutkan diatas sebagai pendukung sarana yang sudah ada didalam keinginan siswa tersebut untuk mengetahui sesuatu yang belum ia ketahui. Akhirnya strategi belajar yang baik inilah yang mengantarkan siswa tersebut pada prestasi yang baik.

Penulis: Retni Mirza


Free Midi file tertata dengan baik, campursari ABCDE....Huruf awal merupakan kumpulan midi dengan judul lagu A,B,C dan seterusnya, begitu juga dengan Dangdut, midi Islami "download gratis"

Baca : Jenis-jenis Karya Tulis Ilmiah, Persiapan Menulis Karya Ilmiah, Kumpulan Judul Skripsi PAI,Proposal Skripsi, Free Download Skripsi, Tesis dan Disertasi, Proposal Penelitian Kuantitatif (Skripsi), Proposal Penelitian Kualitatif (Skripsi).


Saturday, October 30, 2010

Data Sekolah bengkulu Selatan

No
Id
Nama SekolahAlamat
Kabupaten
Provinsi
Tlp
Id Speedy
1
1116
MA AL QURANIYAHJL. AFFAN BACHSIN 13
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921689
111772100029
2
1117
MA NPANGERAN DUAYU
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921204
111772100045
3
1118
MTS NPANGERAN DUAYU
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921203
111772100250
4
1119
SD N 1 KOTAMA NNAJL. OPRT. GHALIB
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73922339
111772100251
5
1120
SD N 17 KOTAMA NNAJL. A. YANI MANNA
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73922727
111772100263
6
1121
SD N 2 KOTAMA NNAJL. SERMA JAKFAR MANNA
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73922859
111772100264
7
1122
SD N 23 MANNAJL. LETN TUKIRAN
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73923014
111772100396
8
1123
SD N 5 KOTAMA NNAJL. JEND. A.YANI
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73922728
111772100262
9
1124
SD N 8 MANNAJL. SERMA JAFFAR
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73922079
111772100348
10
1125
SMA MUHAMMADIYAH KOTAMA NNAJL. ZAINAB BAHMADA RUSTAM
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73922346
111772100247
11
1126
SMA N 1 KOTAMA NNAJL. PANGERAN DUAYU
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921296
111772100030
12
1127
SMA N 2 KOTAMA NNAJL. KOLONEL BERLIAN
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921121
111772100246
13
1128
SMA N 3 KOTAMA NNAJL. JEND. A. YANI
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921709
111772100022
14
1129
SMA N 4 KOTAMA NNAJL. VETERAN
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921394
111772100014
15
1130
SMA PGRI KOTAMA NNAJL. ZAINAB BACHMADA RUSTAM
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921746
111772100077
16
1131
SMK NMA NNAJL. A. YANI IBUL MANNA
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921433
111772100031
17
1132
SMP N 1 KOTAMA NNAJL. JENDERAL SUDIRMAN
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921043
111772100025
18
1133
SMP N 1MA NNAJL. KAYU KUNYIT MANNA
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921849
111772100068
19
1134
SMP N 2 KOTAMA NNAJL. BUPATI BAKSIR 80
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921208
111772100033
20
1135
SMP N 3 KOTAMA NNAJL. AFFAN BACHSIN
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921237
111772100248
21
1136
SMP N 6 KOTAMA NNAJL. BUPATI BAKSIR
KAB. BENGKULU SELATAN
BENGKULU
73921497
111772100249