Comments
Featured
Tuesday, October 26, 2010
Bayi Lahir Sekarang Bisa Hidup Hingga 100 Tahun
Monday, October 25, 2010
Islam Di Spanyol & Pengaruhnya Terhadap Renaisans Di Eropa
Bagian 2 the and :
KEMAJUAN PERADABAN
1. Kemajuan Intelektual
Spanyol adalah negara yang subur dengan kesuburannya mendatangkan seorang pemikir. Masyarakat Spanyol terdiri dari komunitas-komunitas :
a. Arab yaitu Spanyol Utara dan Selatan.
b. Al-Muwaladdun adalah orang-orng Spanyol yang masuk Islam.
c. Barbar adalah orang Islam yang berasaldari Afrika Utara.
d. Al-Shaqalibah adalah penduduk antara Konstantinopel dan Bulgaria yang menjadi tawanan Jerman dan dijual ke pengguasa Islam untuk dijadikan tentara bayaran.
e. Yahudi.
f. Kristen Muzareb yang berbudaya Arab.
g. Kristen yang menentang kehadiran Islam komunitas inilah yang tidak memberikan saham intelektual terhadap terbentuknya peradaban Andalus yang melahirkan kebangkitan ilmiah, sastra, dan pembangunan fisik di Spanyol.
2. Filsafat.
Filsafat dan ilmu pengetahuan mulai dikembangkan pada abad ke-9 pada semasa pemerintahan Bani Umayah. Yang ke- 5 Muhammad ibn Abd Al-Rahman. (832-886 M). Atas inisiatif Al-Hakam (961-976 M) munculnya karya-karya ilmiah dan filosofis.
Tokoh utama pertama dalam sejarah filsafat Arab-Spanyol adalah Abu Bakr Muhammad ibn Al-Sayigh yang dikenal dengan Ibn Bajjah. Dilahirkan di Saragoza pindah ke Sevilla dan Granada. Meninggal di Fes tahun 1138 M.
Tokoh utama kedua adalah Abu Bakr ibn Thufail, penduduk asli Wadi Asy, sebuah dusun kecil di sebelah timur Granada. Wafat usia lanjut tahun 1185 M. Ia banyak menulis masalah kedokteran, astronomi, dan filsafat. Karya filsafat yang paling terkenal adalah Hay ibn Yaqzhan.
Pada akhir abad ke-12 menjadi saksi pengikut Aritoteles yang terbesar di gelanggang filsafat dalam Islam yaitu Ibn Rusyd dari Cordova. Ia lahir 1126 M dan Meninggal 1198 M. Karyanya dalam ilmu fiqh adalah Bidayah al-Mujtahid.
3. Sains
Sains yang berkembang pada masa itu adalah Ilmu-ilmu kedokteran, matematika, astronomi, kimia dan lain-lain. Adapun tokoh-tokoh yang terkenal dalam bidang sains adalah :
a. Abbas ibn Farnas adalah ahli dibidang ilmu kimia dan astronomi. Dia penemu pertama kali yang membuat kaca dari batu.
b. Ibrahim ibn Yahya Al-Naqqash terkenal dalam ilmu astronomi. Dia dapat menentukan waktu terjadinya gerhana matahari dan berapa lamanya dan juga berhasil membuat teropong modern yang dapat menghitung jarak antara tata surya dan bintang-bintang.
c. Ahmad ibn Ibas dari Cordova adalah ahli dalam bidang obat-obatan.
d. Umm Al-Hasan bint Abi Ja’far dan saudara perempuannya Al-Hafidz adalah dua orang ahli kedokteran dari kalangan Wanita.
e. Ibn Jubair dari Valencia (1145-1228 M) menulis tentang negeri-negeri muslim di Mediterania dan Sicilia.
f. Ibn Batuthah dari Tangier (1304-1377 M) mencapai Samodera Pasai dan Cina.
g. Ibn Al-Khatib (1317-1374 M) Menyusun riwayat Granada.
h. Ibn Khaldun dari Tunis adalah perumus sejarah filsafat.
4. Fiqih.
Dalam bidang fiqih, Islam Spanyol sebagai penganut Madzhab Maliki. Yang memperkenalkan madzhab ini adalah Ziyad ibn Abd Al-Rahman. Dan perkembangannya ditentukan oleh Ibn Yahya yang menjadi Qadhi pada masa Hisyam ibn Abd Al-Rahman.
5. Musik dan Kesenian
Al-Hasan ibn Nafi yang dijuluki Zaryab, adalah seorang ahli seni dan penggubah lagu sehingga terkenal di seluruh penjuru negeri.
6. Bahasa dan Sastra.
Bahasa Arab telah menjadi bahasa administrasi dalam pemerintahan Islam di Spanyol. Adapun tokoh-tokoh Islam yang mahir pada ahli sastra terutama sastra Arab antara lain :
a. Ibn Sayyidi, Ibn Malik pengarang Alfiyah.
b. Ibn Khuruf, Ibn Al-Hajj, Abu Ali Al-Isybili dan lain-lain.
c. Ibn Abd Rabbih dengan karyanya Al-‘Iqd al-Farid dan lain-lain.
7. Kemegahan Pembangunan Fisik
Aspek-aspek pembangunan fisik yang mendapat perhatian umat Islam terutama dalam bidang perdagangan, pertanian, jalan-jalan dan jembatan serta sarana pendukung lainnya.
Orang Arab memperkenalkan pengaturan hidrolik untuk tujuan irigasi. Kalau Dam dipergunakan untuk pengaturan air untuk mengecek curah hujan. Waduk untuk konservasi (penyimpanan air). Pengaturan hidrolik dibangun dengan memperkenalkan roda air (water wheel) asal Persia yang dinamakan na”urah (Spanyol Noria) Disamping itu juga orang Islam.
memperkenalkan pertania padi, perkebunan jeruk, kebun-kebun, dan taman-taman. Industri memperkenalakan tekstil, kayu, kulit, logam dan industri barang-barang tembikar. Selain itu pembangunan fisik yang paling menonjol :
a. Masjid Cordova.
b. Kota Al-Zahra.
c. Istana Ja’fariyah di Saragoza.
d. Tembok Toledo.
e. Istana Makmun.
f. Masjid Seville.
g. Istana Al-Hamra di Granada.
1) Cordova.
Cordova adalah ibu kota Spanyol sebelum Islam yang kemudian diambil alih oleh Bani Umayah. Kota ini dipercantik dengan adanya jembatan ditengah kota serta mengalir sungai. Dan dipercantik adanya istana Damsik yang terpancang dipuncak istana-istana.
2) Granada.
Granada adalah tempat pertahanan terakhir umat Islam di Spanyol. Disana terkumpul sisa-sisa kekuatan Arab dan pemikir Islam. Granada sebagai pengganti Cordova diakhhir kekuasaan Islam di Spanyol. Arsitek-arsiteknya terkenal sebagai puncak arsitek Spanyol dan terkenal di Eropa. Adapun kisah itu dibuktikan dengan adanya Istana Al-Zahra, istana Al-Gazar, menara Girilda, dan lain-lain.
8. Faktor-faktor Pendukung Kemajuan
Faktor-faktor pendukung kemajuan Islam di Spanyol adalah :
1. Adanya penguasa-penguasa yang berwibawa yang dapat mempersatukan kekuatan-kekuatan umat Islam.
2. Keberhasilan politik pemimpin yang ditunjang oleh kebijakasanaan penguasa-penguasa yang mempelopori kegiatan-kegiatan ilmiah.
3. Toleransi beragama ditegakan oleh penguasa terhadap agama kristen dan Yahudi sehingga mereka ikut berpartisipasi memuwujdkan peradaban Islam di Spanyol.
4. Masyarakat Spanyol yang majemuk yang terdiri dari berbagai komunitas baik agama maupun bangsa.
PENYEBAB KEMUNDURAN DAN KEHANCURKAN
1. Konflik Islam dan Kristen.
a. Tidak melakukan Islamisasi secara sempurna.
b. Puas menerima upeti dari kerajaan Kristen taklukannya.
c. Membiarkan mereka untuk menggunakan hukum mereka sendiri.
2. Tidak Adanya Ideologi Permersatu.
a. Adanya perbedaan ras.
b. Tidak adanya figur untuk mempersonifikasi ideologi.
3. Kesulitan Ekonomi
a. Serius membangun kota.
b. Mengembangkan ilmu pengetahuan lupa pada pembangunan ekonomi.
4. Tidak Jelasnya Sistem Perlihan Kekuasaan
a. Perebutan kekuasaan diantara ahli waris.
b. Sistem peralihan tidak dijelasakan didalam peraturan pemerintahan.
5. Keterpencilan
a. Spanyol Islam yang jauh dari Islam yang lain.
b. Tidak bersatunya uamt Islam dengan umat Islam yang berada diluar Spanyol.
PENGARUH PERADABAN SPANYOL ISLAM DI EROPA.
Pengaruh peradaban Spanyol Islam di Eropa disebabkan :
a. Adanya khasanah ilmu pengetahuan Islam di Spanyol yang menyangkut sains dan teknologi termasuk sosial politik, kedokteran, filsafat dan lain-lainnya.
b. Pemikiran Ibn Rasyd yang melepaskan belenggu taklid dan menganjurkan kebebasan berfikir.
c. Adanya pemuda-pemuda Kristen Eropa yang belajar di universitas-universitas Islam Spanyol.
Selesai
Islam Di Spanyol & Pengaruhnya Terhadap Renaisans Di Eropa
[bagian 1]
Spanyol merupakan salah satu negara yang mempunyai peranan penting pecaturan ilmu dan teknologi serta politik di Eropa. Kemajuan-kemajuan Eropa tidak bisa dipisahkan oleh pemerintahan Islam di Spanyol. Karena pada masa keemasan Islam, Spanyol merupakan pusat peradaban Islam yang sangat penting, menyaingi Baghdad di Timur. Sehingga ketika itu, orang-orang Eropa yang beragama Kristen banyak menimba ilmu diperguruan-perguruan Islam disana. Islam menjadi “guru” bagi orang Eropa.
A. MASUKNYA ISLAM KE SPANYOL
Masuknya Islam terlebih ditaklukannya Afrika Utara dan merupakan salah satu propinsi dari dinasti Bani Umayah yang memakan waktu 53 th yaitu muali tahun 30 Hijriyah pada masa pemerintahan Muawiyah Ibn Abi Sofyan. Penguasaan sepenuhnya atas Afrika Utara terjadi di zaman Khalifah Abdul Malik (685-705 M). Sehingga dengan bergantinya waktu serta pergantian Khalifah terutama pada masa Khalifah Al-Walid ( tahun 83 H ), beliau mengangkat Musa Ibn Nushair sebagai gubernur, Dimasa ini beliau memperluas kekuasaannya ke Ajjazair dan Maroko serta juga menaklukan daerah-daerah bekas kekuasaan Barbar. Kemudian merambah ke kerajaan yang berbasis Romawi seperti kerajaan Ghohtik. Penaklukan Afrika Utara, Proses penaklukan Spanyol tidak terlepas dari peranan tiga pahlawan Islam yaitu :
1. Tharif ibn Malik .
Beliau sebagai perintis dan penyelidik. Ia menyeberangi selat yang berada antara Maroko dan Benua Eropa, dengan menaiki empat buah kapal yang disediakan oleh Julian dengan satu pasukan perang terdiri dari lima ratus orang di antaranya pasukan berkuda. Penyerbuannya tidak mengalami perlawanan berarti sehingga beliau kembali ke Afrika Utara dengan membawa harta rampasan perang.
Keberhasilan tersebut dikarenakan kemelut yang terjadi dalam tubuh kerajaan Visigothic.
2. Thariq ibn Ziyad.
Thariq ibn Ziyad memimpin pasukan ke Spanyol sebanyak 7000 orang pada tahun 711 M. Thariq ibn Ziyad ini lebih dikenal sebagai penakluk Spanyol yang lebih nyata. Keberhasilan ini didukung oleh :
a. Suku Barabar dukungan Musa ibn Nushair.
b. Orang Arab dukungan Khalifah Al-Walid.
Penaklukan dipersiapkan di gunung yang dikenal dengan Gibraltar (Jabal Thariq). Dengan dikuasainya daerah tersebut maka terbukalah pintu secara luas untuk memasuki Spanyol. Pertempuran yang paling menentukan adalah pada pertempuran yang bernama Bakkah. Pertempuran ini Raja Roderick dapat dikalahkan. Sehingga pasukan Thariq terus menaklukan kota-kota penting seprti Cordova, Granada, dan Toledo ( ibu kota kerajaan Goth saat itu ). Sebelum mengalahkan Kota Toledo Thariq meminta tambahan pasukan kepada Musa ibn Nushair sebanyak 5000 personel sehingga menjadi 12000 personel.
3. Musa ibn Nushair.
Karena masih banyak kota-kota di Spanyol yang harus di taklukan dan adanya permintaan tambahan pasukan maka Musa memandang perlu adanya turun tangan langsung. Dalam perjalanan bergabung dengan pasukan Thariq maka pasukan Musa ibn Nushair menaklukan Sidonia, Karmona, Seville, dan Merina kemudian mengalahkan penguasa kerajaan Gothic, Theoddmir di Orihuela, ia bergabung dengan pasukan Thariq di Toledo. Keduanya bergabung dan berhasil menguasai seluruh kota penting di Spanyol. Termasuk bagian utaranya, mulai Saragosa sampai Navarre.
Faktor kemenangan Islam di Spanyol karena adanya dua faktor yang tidak dapat dipisahkan yaitu Faktor eksternal dan internal.
1. Faktor eksternal yang mempengaruhi kemenangan Islam di Spanyol :
a. Dikarenakan kondisi dalam negeri pada saat itu, baik kondisi sosial, politik, dan ekonomi negeri yang sangat menyedihkan.
b. Wilayah yang terkoyak-koyak menjadi negeri-negeri kecil.
c. Sikap raja Gothic yang otoriter.
d. Pemaksaan terhadap monoagama yaitu semua harus masuk agama Kristen.
e. Rakyat dibagi-bagi ke dalam sistem kasta/kelas.
Sehingga kondisi Spanyol saat itu dalam keadaan melarat, tertindas, dan tidak ada persamaan hak.
2. Fakto internal yang mempengaruhi kemenangan Islam di Spanyol :
a. Para pemimpin adalah tokoh pemimpin yang kuat.
b. Pasukannya kompak, bersatu, dan percaya diri.
c. Pasukan berani, cakap, dan tabah.
d. Ajaran Islam yang ditunjukan pasukan Islam : toleran, persaudaraan, dan tolong menolong.
PERKEMBANGAN ISLAM DI SPANYOL.
Peranan penting Islam di Spanyol mulai masuk hingga jatuhnya kerajaan Islam disana dibagi menjadi 6 periode :
1. Periode Pertama (711-755 M)
Pada masa ini Spanyol dibawah pemerintahan para wali yang diangkat oleh Khalifah Bani Umayah yang berpusat di Damaskus. Pada periode ini pemerintahan belum stabil di karenakan adanya gangguan-gangguan dari dalam maupun dari luar. Gangguan-gangguan tersebut :
a. Gangguan dari dalam :
1) Perselisihan diantara elit penguasa, karena perbedaan etnis dan golongan.
2) Perbedaan pandangan antara Khalifah di Damaskus dan gubernur Afrika Utara yang berpusat di Kairawan. Mereka saling mengklaim dan berhak atas penguasaan Spanyol
3) Sering terjadinya pergantian gubernur sehingga menimbulkan ketidak stabilan politik.
b. Gangguan dari luar :
Musuh Islam yang berada dipegunungan-pegunungan yang tak pernah tunduk kepada pemerintahan Islam.
2. Periode ke dua (755 – 912 M)
Periode ini Spanyol dipimpin oleh seorang amir (panglima atau gubernur) tetapi tidak tunduk kepada pusat pemerintahan Isalm yang dipegang oleh Khalifah Abbasiyah di Baghdad. Amir pertama adalah Abdurrahman I. yang memasuki Spanyol pada tahun 138 H/755 M yang diberi gelar Al-Dakhil ( yang masuki ke Spanyol) Dia adalah salah satu keturunan Bani Umayah yang lolos dari penaklukan Bani Abbas di Damaskus. Penguasa-penguasa Spanyol saat ini adalah Abd al- Rahman Al- Dakhil, Hisyam I., Hakam I, Abd. Al-Rahman Al-Aisath, Muhammad ibn Al-Rahman, Munzir ibn Muhammad, dan Abdullah Ibn Muhammad.
Kemajuan-kemajuan periode saat ini terjadi pada bidang politik dan peradaban antara lain :
a. Abd ar-Rahman Al-Dakhil membangun :
1) Masjid di Cordova.
2) Sekolah-sekolah dikota-kota besar di Spanyol.
b. Hisyam menegakan hukum Islam.
c. Hakam membangun sistem kemiliteran dan tentara bayaran.
d. Abdurrahman Al-Ausath pencinta ilmu sehingga timbulah pemikiran filsafat dan semaraknya ilmu pengetahuan.
a. Gangguan-gangguan yang terjadi abad pertengahan 9 :
1) Stabiltas nasional terganggu oleh munculnya gerakan penganut Kristen fanatik yang mencari kesyahidan ( Martyrdom).
2) Gereja Kristen diseluruh Spanyol tidak simpatik terhadap gerakan ini.
3) Diberi kebebasan mendirikan gereja baru dan biara-biara disamping asrama rahib dan lain-lainnya.
b. Gangguan politik periode ini :
1) Datang umat Islam sendiri yaitu pemberontakan Toledo selama 80 tahun pada tahun 852 M.
2) Pemberontakan Hafsun dan anaknya di pegunungan dekat Malaga.
3) Perselisihan orang Arab dan orang Barbar.
3. Periode Ketiga (912-1013 M).
Periode ini berlangsung mulai daripemerintahan Abd Al-Rahman III yang bergelar “An-Nashir” dan sampai munculnya raja-raja kelompok yang disebut Muluk al-Thawaif. Gelar pemimpin pemerintahan periode ini adalah khalifah dikarenakan adanya berita bahwa Khalfah Abbasiyah berakhir karena dibunuh oleh pengawalnya sendiri. Sehingga dengan alasan tersebut maka tepatlah kalau gelar khalifah dipakai kembali karena telah hilang selama 150 tahun. Gelar ini dipakai kembali pada tahun 929 M oleh khalifah-khalifah besar yaitu Abd Al-Rahman An-Nashir ( 912-961 M), Hakam II (961-976 M), dan Hisyam II (976- 1009 M).
Periode ini, umat Islam Spanyol mengalami puncak kemajuam dan kejayaan dan berhasil mendirikan Universitas Cordova. Perpustaannya memiliki ribuan koleksi buku, dan didirikan oleh Hakam II.
Awal kehancuran Khalifah Bani Umayah di Spanyol disebabkan :
a. Hisyam naik tahta dalam usia muda (belasan).
b. Kekuasan sepenuhnya diserahkan pada tangan pejabat.
c. 981 M kekuasaan diserahkan secara mutlak ke Ibn Abi ‘Amir.
d. Mundurnya khalifah pada tahun1009 M.
e. Di cabutnya gelar khalifah oleh perdana menteri pada tahun 1013 M.
f. Munculnya negara-negara kecil.
4. Periode ke empat (1013-1086 M)
Periode ini, Spanyol dibagi menjadi tiga puluh negara bagian di bawah pimpinan pemerintahan raja-raja golongan (Al-Mulukuth Thawaif), yang berpusat disuatu kota seperti Sevile, Cordova, Toledo dan lain-lain. Pemerintahan terbesar pada periode ini yaitu pemerintahan Abbadiyah di Sevile. Pada periode ini umat Islam Spanyol memasuki pertikaian intern. Politik tidak setabil, dan perang saudara, serta timbullah inisiatif memerangi umat Islam oleh umat Kristen.
5. Periode Kelima (1086-1248 M)
Pada periode ini, Spanyol Islam masih terpecah dalam beberapa negara. Tetapi masih ada kekuatan yang dominan, yaitu kekuasaan dinasti Murabithun (1086-1143 M) dan dinasti Muwahhidun (1146-1243). Dinasti Murabithun pada mulanya didirikan oleh Yusuf ibn Tasyfin di Afrika Utara. Pada tahun 1062 berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang berpusat di Markesy. Ia masuk ke Spanyol karena undangan dari penguasa-penguasa Islam karena memikul berat mendapat serangan dari orang-orang Kristen. Pada periode ini Cordova, Almeria, Granada dapat diambil alih. Dan akhirnya pada tahun 1248 seluruh Spanyol jatuh ke tangan kekuasan umat Kristen dan penguasaan Islam saat itu kembali ke Afrika Utara.
6. Periode keenam (1248-1492 M)
Pada periode ini, Islam hanya berkuasa di daerah Granada, dibawah dinasti Bani Ahmar (1232-1492 M). Peradaban ini kembali mengalami kemajuan eperti pada masa Abd. Ar-Rahman An-Nashir tetapi hanya pada wilayah yang kecil. Kemunduran pada periode ini disebabkan karena ketidak senangan Abu Abdullah Ahmad terhadap ayahnya karena menunjuk kepada salah satu adiknya. Dia memberontak dan terbunuhlah ayahnya dan digantikan oleh Muhammad ibn Sa’ad. Kemudian Abu Abdullah meminta bantua pada Ferdinand dan Isabella untuk menjatuhkannya keduanya dapat menjatuhakn Muhammad ibn Sa’ad. Kemudian Abu Abdullah tidak dapat menahan serangan-serangan oran Kristen dan akhirnya menyerahkan kekuasaannya pada ferdinand dan Isabella. Maka berakhirlah kekuasaan Islam pada tahun 1492 M. Sehingga pada tahun 1609 M boleh dikata tidak ada lagi umat Islam di sana.
Bersambung …. [bagian 2]