Sunday, October 24, 2010

Qawaid Fiqhiyyah "NIAT"

Pengertian

Lafal niat merupakan mashdar dari fi’il madly nawa. Secara bahasa artinya “bermaksud atas sesuatu” seperti ucapan saya bermaksud/ mensengaja.

Secara terminology fiqh, niat adalah kesengajaan untuk melakukan ketaan dan pendekatan kepada Allah dengan cara melakukan perbuatan atau dengan cara meninggalkannya”.

Niat merupakan pembahasan yang mendominasi dalam bab-bab fiqh, bahkan Ibn Nujaim menjadikan pembahasan tentang niat untuk amal akhirat.

Niat diatas dapat juga diartikan dengan maksud/ tujuan seseorang dari apa yang dilakukannya atau dilaksanakannya, untuk mencapai suatu hasil yang sempurna.

Niat dapat digolongkan menjadi 2 bagi yaitu:

1. Niat yang diucapkan secara lisan

Biasanya niat ini dilakukan atau dilaksanakan secara umum dengan mengucapkan niat dengan secara langsung, contohnya:

a. Niat shalat

b. Niat puasa

2. Niat yang dilafazkan di dalam hati

Yakni niat yang hanya di lakukan di dalam hati tanpa mengucapkannya secara lisan, biasanya niat ini dilakukan agar niatnya tidak diketahui oleh orang lain.

Dalil atau Sumber Hukumnya

Sedangkan niat yang merupakan aktifitas hati adalah salah satu bagian terpenting diantara ketiga pembagian tersebut. Niat adalah yang paling menonjol dan paling asasi dari perbuatan hati, karena niat dengan sendirinya bisa disebut ibadah. Sedangkan lainyya untuk bias disebut ibadah harus dibarengi dengan niat. Hal ini sesuai dengan hadits

Niatnya orang mukmin lebih baik dari pada amal perbuatnnya.

Segala sesuatu perbuatan harus diawali dengan niat. Hal ini sesuai dengan hadits:

Sesungguhnya amal itu tergantung kepada niatnya (HR. Bukhari-Muslim)

Tujuan Niat

Maksud terpanjang dari disyariatkan niat adalah untuk membedakan ibadah dan adat (tata cara) dan membedakan sebagian ibadah dari ibadah lainnya.

1. Maksud membedakan ibadah dan adat adalah

Contoh:

Menahan diri dari perbuatan yang dapat membatalkan puasa, hal ini merupakan ibadah.

Ada kalanya hal itu dilakukan karena pantangan terhadap makanan, karena membahayakan. Karena proses pengobatan atau karena diet. Hal inilah yang dinamakan adat (tata cara).

Maksud membedakan ibadah dan ibadah adalah:

Contoh:

Ibadah kepada Allah ada kalanya berupa ibadah wajib dan sunah, keduannya kebetulan memiliki bentuk sama, tentu sulit untuk membedakannya. Satu-satunya cara untuk membedakannya adalah dengan niat. Dengan niat, suatu ibadah meskipun tampaknya sama biasa dibedakan statusnya.

Niat berfungsi untuk (ikhlas) tujuan ibadah. Bahwa seluruh ibadah yang dilakukan oleh seorang hamba, hanyalah semata ditujukan (ikhlas) kepada Allah SWT. Untuk bias sampai pada tujuan itu, satu-satunya jalan yang digunakan dengan niat. Dengan arti niat merupakan perangkat terpenting yang digunakan oleh seorang hamba dalam memurnikan ibadah yang dikerjakan yaitu semata-mata hanya demi Allah.

Kesimpulan

Dari uraian diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa:

Niat itu adalah maksud/ tujuan seseorang dari sebelum apa yang ingin dilakukan atau dilaksanakannya demi terucapnya suatu hasil yang sempurna.

Serta niat bertujuan agar seseorang yang membedakan antara ibadah dan adat (tata cara) serta ibadah dengan ibadah.

DAFTAR PUSTAKA

DR. Sudirman, Ahmad Abbas, MA.2001. QAWAID FIQHIYYAH-Damaskus: Dar Al-Qalam.

Ali, bin Muhammad.1983. Al-Syarif Al-Jurjani, kitabi, kitab Al-ta’rifat: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Ada Aktor Intelektual Dibalik Kasus Muara 2 Analisa Pengamat Hukum

RADAR BENGKULU – Kemampuan Polda Bengkulu mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Jembatan Muara 2 sangat dinantikan masyarakat. Sebab, dibalik keberanian para pihak yang telah disangkakan melakukan tindak pidana korupsi tersebut disinyalir ada aktor intelektualnya. Demikian Pendapat Hukum Pidana Unib Sudirman Sitepu, SH, MH, Jumat (22/10).

Sudirman menilai, para tersangka yang telah ditetapkan oleh Polda tidak lain adalah pion saja. Sedangkan aktor intelektual yang dimaksudkannya merupakan sosok yang mengatur semua pion tersebut. Dia juga menduga keberanian para pion tersebut karena menganggap sang aktor intelektual memiliki kekebalan hukum.

“Tidak heran kalau para pion dengan sangat berani melakukan perbuatan yang telah diduga melawan hukum hingga menimbulkan kerugian mencapai Rp 7,4 miliar tersebut. Keberanian para pion itu, tentunya telah mendapat jaminan dari actor intelektual yang berada di belakang mereka. Mungkin mereka sempat berfikir, meski proyek tersebut nantinya akan diusut, maka pengusutan tak akan menjatuhkan mereka. Karena mereka telah mendapat jaminan dari actor intelektual itu tadi,” kata Sudirman.

Karena itu, lanjut Sudirman, Polda harus konsisten dalam menegakan kebenaran dan memberantas korupsi. Pemberantasan korupsi itu pun, haruslah hingga ke akar-akarnya. “Kapolda haruslah professional. Dalam artian, tugas Kapolda sebagai pemimpin lembaga penegakan hukum di Bengkulu harus benar-benar menunjukkan keseriusannya di mata masyarakat. Apalagi, korupsi merupakan kejahatan tingkat tinggi dan tak ada di dunia ini yang memiliki kekebalan hukum,” kata Sudirman.

Dilanjutkan Sudirman, permasalahan proyek jembatan muara 2 harusnya sudah dibahas sejak adanya perencanaan. Kalau perencanaannya jelas, maka prosesnya pun akan berjalan dengan jelas pula. “Bagian perencanaan seharusnya membeberkan tujuan dari pembangunan Jembatan tersebut dipergunakan untuk apa. Kalau sekiranya tak begitu sangat bermanfaat, tentunya untuk apa jembatan tersebut dibangun. Menurut kaca mata saya, celah-celah akan terjadinya korupsi itu sudah mulai terlihat dari adanya rencana pembangun jembatan muara dua itu, hingga akhirnya proses pelelangan pun berjalan. Sejak saat itulah, actor intelektual itu mulai bermain,” kata Sudirman.

Dilansir kemarin, Polda telah menetapkan 6 orang tersangka dalam mengusut kasus tersebut. Mereka adalah Kepala Dinas PU Provinsi Bengkulu Ir. Zulkarnain Muin, MM, Direktur PT. Jaya Sakti yang merupakan kontraktor pelaksananya RW dan staf PT. Jaya Sakti Wa, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Ashari, Pengawas Lapangan Deprizal dan Panitia Lelang Sumarno.

Terkait jumlah tersangka tersebut, Polda tidak menutupi kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah. “Bisa saja. Tergantung hasil tim penyidik yang saat ini sedang bekerja secara intensif untuk menuntaskannya,” ujar Kapolda Bengkulu Brigjen Pol H Burhanuddin Andi, MH melalui Kabid Humas AKBP Heri Wiyanto, SH, Kamis (21/10). (lay)



Tuesday, October 19, 2010

Astaga! 66 Persen Remaja Indonesia Tak Perawan Lagi

TRIBUNNEWS.COM - 66 persen remaja putri usia sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) tidak lagi perawan. Data ini beradasar hasil Survei Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) yang dilakukan secara nasional.

Itu artinya remaja zaman sekarang rentan terhadap seks bebas dan narkoba akibat kurang kontrolnya terhadap perkembangan teknologi informasi yang menyebar secara bebas.

"Jika teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini tidak dilakukan kontrol dan pemahaman dengan baik, akan menjadi titik awal mula seks bebas dan penyalahgunaan narkoba," ujar Pemerhati Kesehatan Reproduksi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Aisyiah Surakarta, Maryatun pada seminar tentang "Kesehatan Reproduksi Remaja dan Narkoba" di Sukoharjo.

Menurut Maryatun, pada saat usia-usia remaja ini, satu dari tujuh anak laki-laki sudah mulai coba-coba, baik terhadap seks, rokok, maupun narkoba.

Dengan demikian, sangat mungkin terjadi peningkatan angka kejahatan reproduksi dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja saat ini.

"Misalnya soal kehamilan usia dini atau kehamilan akibat tindak kejahatan, dan perilaku seks bebas yang terjadi pada remaja," katanya.

Menurut survei, katanya, saat ini didapati bahwa usia rata-rata pernikahan terjadi pada umur 19 tahun.

"Hal ini tentu sangat bahaya dan tidak baik terhadap kesehatan reproduksi, karena seluruh organ reproduksi belum terbentuk sempurna," katanya.

Ia mengatakan, pernikahan secara ideal mulai pada usia 21 tahun. "Terkait hal tersebut, saat ini kami memang gencar melakukan penyuluhan bagi para pelajar mengenai pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi remaja dan bahaya narkoba," katanya

Sunday, October 17, 2010

Website Bengkulu Selatan Sepi

Di masa sekarang ini perkembangan teknologi informatika dan komunikasi yang semakin cepat berkembang, mempengaruhi cepatnya kebutuhan akan informasi yang semakin cepat, tanpa dibatasi oleh letak geografis. Dimana kebutuhan informasi yang cepat dan dapat diakses oleh siapapun tersebut, dapat diakomodasi oleh layanan yang bernama internet. Hal ini dapat dilihat dengan semakin cepat informasi-informasi terbaru yang dapat diakses dan dilihat oleh siapapun hanya dengan menggunakan perangkat digital seperti : komputer, note book, telepon selular ( ponsel ), dan PDA (Personal Digital Assistant ). Hal ini dapat kita buktikan dengan berita-berita yang selalu update diinternet yang dapat diakses di situs-situs berita seperti Jawa Pos dan Detik.

“selamat datang di situs Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan. Kabupaten Bengkulu Selatan yang terletak di Propinsi Bengkulu. Kabupaten Bengkulu Selatan juga dikenal sebagai daerah yang kaya akan potensi diantaranya dari pertanian, perkebunan, perikanan. Disamping itu juga dikenal dengan obyek-obyek wisatanya”

Tulisan di atas merupakan postingan yang selalu terpampang pada halaman website Kabupaten Bengkulu Selatan. Apakah ini benar situs yang dikelola oleh pemerintah daerah atau bukan? Karena sejauh ini hanya tulisan itu yang ada.

Selaku masyarakat Bengkulu Selatan, tentunya kami sangat berharap keluasan dan kemudahan mengakses berbagai informasi Bengkulu Selatan. Tapi saying bengkuluselatankab.go.id/ tidak pernah lagi ter aptudate, entah apa yang menjadi persoalan. Yang jelas permasalahan ini bukan menjadi focus dari tuliasan. Sebisa mungkin hendaknya pemerintahan Kabupaten Bengkulu selatan segera meng-uptudate informasi baik seputar geiatan pemerintahan ataupun informasi-informasi yang berkenaan dengan Bengkulu Selatan.

Free Download Skripsi, Tesis dan Disertasi

Sekedar informasi, mungkin anda salah satu orang yang mengalami kesulitan dalam penyusunan skripsi, Tesis serta disertasi. Sekarang sudah banyak situs-situs yang menawarkan pembuatan karya ilmiah yang konon bagi orang yang tidak mau ambil pusing cukup memesan, untuk mengakhiri masa perkuliahannya.

Sebagai insane pendidikan "Bocah cerdas Blog’s" merespon positif adanya situs-situs terbut, dengan catatan bukan kemudian kita menggunakan skripsi atau karya ilmiah yang kita download/pesan tersebut kemudian diajukan ke meja sidang. Akan tetapi lebih kita gunakan sebagai rererensi atau komparasi dalam penyusunan karya ilmiah.

Skripsi lengkap, tesis lengkap, disertasi lengkap free download salah satunya bisa kita dapatkan di Pustaka Skripsi dan Rumah Skripsi. Situs ini menawarkan ratusan Skripsi, Tesis dan Disertasi dari bergai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Jika anda salah satu orang yang saat ini sedang menyusun karya ilmiah, langsung saja menuju pada situs (link) tersebut.

Bocah Cerdas hanya berpesan, manfaatkan layanan gratis dalam hal positif saja. Jauhi plagiarism. Semoga bermanfaat. []


Baca : Jenis-jenis Karya Tulis Ilmiah, Persiapan Menulis Karya Ilmiah, Kumpulan Judul Skripsi PAI,Proposal Skripsi, Free Download Skripsi, Tesis dan Disertasi, Proposal Penelitian Kuantitatif (Skripsi), Proposal Penelitian Kualitatif (Skripsi)

Kunci sukses Ujian Nasional (UN)

Meskipun Ujian Nasional tahun 2011 masih lama bukan berarti harus menunggu dan membiarkan waktu berlalu begitu saja tanpa arti, akan tetapi mereview kembali pelajaran yang telah lalu merupakan solusi terbaik dalam menunggu waktu Ujian tiba. Dari pada kita menunggu keajaiban kebocoran soal yang kemudian terlahirlah kunci-kunci jawaban dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ujian Nasional merupakan salah satu upaya untuk mengukur tingkat keberhasilan siswa, dalam menjalani kegiatan belajar selama tiga tahun untuk SMA dan SMP dan enam tahun untuk tingkat SD. Meskipun hal ini terjadi pro-kontra mengenai jumlah pelajaran yang di UN-kan, karena hanya beberapa mata pelajaran saja. Sedangkan pertanyaan yang sering muncul adalah; mungkinkah semua pelajaran yang sudah dipelajari terwakili oleh mata pelajaran yang di UN-kan itu?

Dari tahun ke tahun pelaksanaan Ujian Nasional selalu diwarnai kecurangan, baik beredarnya kunci jawaban atau hilangnya beberapa soal Ujian. Sebenarnya hal ini cukup menjadikan cerminan bagi kita semua, apalah artinya Ujian Nasional jika saja praktik-praktik yang keluar dari prosedural pelaksanaan UN masih terjadi, bukankah itu akan mengurangi rasa percaya diri (murid & guru) pada kemampuan yang dimiliki. Bagaimana memperbaiki individu masyarakat Bangsa ini? Sedangkan dalam pendidikan itu sendiri merupakan salah satu doktrin untuk menjadikan pribadi-pribadi yang baik.

Kembali pada judul tuliasan ini “ Kunci sukses Ujian Nasional” (2011) :

1. Buka dan baca catatan serta buku-buku pelajaran yang pernah kita pelajari; hal ini bertujuan untuk mengingat kembali pelajaran yang telah lalu.

2. Luangkan setiap hari waktu anda untuk belajar; waktu belajar yang paling efektif biasanya sehabis shalat magrib dan shalat Subuh, atau mencari waktu yang tepat untuk belajar.

3. Jika anda mengalami kesulitan dalam menghafal suatu materi pelajaran, cobalah anda membuat catatan kecil. Hal ini bukan untuk nyontek (jiplak) akan tetapi dengan menulis serta membaca kita akan lebih mudah mengingatnya.

4. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Guru atau kawan yang kita anggap lebih mampu dalam pelajaran.

5. Manfaatkan internet sebagai salah satu sumber belajar.

6. Jaga kesehatan dan berhati-hatilah dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

7. Berdo’a untuk kesuksesan Ujian Nasional.

8. Mohon do’a dari orang tua.

9. Bangun komitmen bahwa anda anti terhadap bocoran kunci jawaban dan soal.

10. Yakinkan bahwa anda sanggup menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional.

Melalui tulisan ini Ra’in do’ain untuk semuanya sukses dalam Ujian Nasional 2011 nanti, utukmu satu keyakinanku. Semoga tulisan ini bermanfaat. []

Keywood : Kunci jawaban UN 2011, sukses UN 2011, Kunci Jawaban UN SMA-SMP.

Keakuan pada manusia

Farrosy Blog's - Manusia merupakan makhluk Tuhan yang paling sempurna diantara ciptaanNya, dengan demikian derajatnyapun tertinggi dibandingkan dengan lainnya. Kesempurnaan yang dimiliki manusia tentu tidak ada lisensinya sebagaimana produk atau karya dari manusia itu sendiri, namun indikasi manusia sempurna yang paling tepat adalah berdasar pada ketaqwaan yang dimilikinya.

Tidak jarang kita jumpai dalam kehidupan ini, manusia-manusia sombong yang selalu berkata bahwa akulah paling hebatlah, paling tahulah, paling pinterlah dan paling-paling yang menurutnya itu benar versi dia. Untuk menyikapi orang-orang yang seperti ini, kita sebaiknya demokratis saja. Karena apabila kita mentahkan apa yang dia sampaikan, terkadang dengan berbagai kamuklase pembenaran tetap saja bersikukuh pada pendatnya meskipun hal itu salah.

Mengaku diri kita hebat, pada dasarnya bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan. Sehebat apapun diri kita meskinya kita menyadari bahwa dalam kehidupan ini pada hakikatnya tidak ada manusia sempurna, karena manusia identik dengan segala keterbatasan dan kekhilafannya. Sifat Keakuan pada manusia sebenarnya cerminan kesombongan diri terhadap sang empunya hidup dan tidak bertoleransi terhadap sesama. Justeru orang yang memiliki sifat keakuan (paling… Red) akan mudah sekali terjerumus pada kata dan perbuatannya sendiri.

Menghindari sifat keakuan, bisa dilakukan apabila kita menyadari bahwa setiap manusia yang diciptakan pasti memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, dengan demikian kita tidak memandang rendah terhadap orang lain. Selanjutnya, paham dan mengikuti jalur kaidah dalam pergaulan baik menurut agama atau adat istiadat. Kemudian terbuka dan komitmen terhadap ucapan serta perbuatan. Apapun adanya sifat atau sikap keakuan memiliki kecenderungan lupa siapa diri kita. []

Friday, October 15, 2010

Belajar Menulis

Mungkin tidak jarang yang beranggapan bahwa menulis adalah pekerjaan yang sangat sulit, tentu hal ini bermula dari ketidakkegemaran menulis. Lantas bagaimana agar kita menjadi orang yang gemar menulis? Sedangkan untuk menjadi seorang penulis yang menghasilkan sebuah karya, tidak bisa dipelajari atau dilakukan secara instant. Nah dalam tulisan kali ini saya akan mencoba berbagi pengalaman, muda-mudahan bermanfaat untuk rekan-rekan semua :

Yang pertama kita lakukan dengan cara mencatat aktifitas kita dalam satu hari, hal apa sajakah yang sudah kita kerjakan hari ini. Dengan upaya ini, kita akan terbiasa merangkai sebuah kata-kata dalam menulis walaupun sebatas kegiatan pribadi. Kemudian untuk langkah berikutnya coba kita buat sebuah cerita pendek dari pengalaman kita; misalkan disuatu hari kita mengalami atau melihat kejadian yang selama ini belum pernah kita ketahui. Selain kita dapat membuka kembali kenangan itu, hal ini akan menjadi salah satu latian menulis.

Yang kedua; banyak-banyak mencari informasi, baik dari buku, surat kabar, TV, Radio mengenai kejadian-kejadian atau berita terkini. Ini akan membuat kita terbuka terhadap wawasan keilmuan, sehingga ketika menulis, setidaknya dari informasi tersebut bisa dijadikan referensi. Selain itu, coba kita amati bagaimana cara penulis buku atau berita menyajikan tulisannya, tentu ada titik focus permasalahan atau informasi yang disampaikan. Jadi ketika kita membuat sebuah tulisan, maka harus jelas tema yang pingin diangkat.

Yang ketiga; pahami kaidah atau aturan penulisan yang baik dan benar. Karena dengan tulisanlah seseorang mendapatkan gelar Sarjana (Skripsi), Master (Tesis), Doktor (Disertasi)… sebagai contoh, mustahil seseorang mendapatkan gelar Sarjana apabila tidak mengetahui metodologi penulisan Skripsi, justeru sebagaimana banyak diberitakan, salah satunya (ANTARA News) “Institut Teknologi Bandung, mengaku kecolongan atas tindakan mahasiswa S3 STEI ITB, Mochammad Zuliansyah, yang menjiplak makalah ilmuan asal Austria, Siyka Zlatanova” . tentunya hal ini tidak baik bagi kita

Belajar menulis sedari dini itu lebih baik, dari pada nantinya kita menjadi plagiator-plgiator baru di negeri tercinta ini. Karena budaya menjiplak merupakan indikasi ketidakmampuan kita dalam melakukan kegiatan menulis.[]

Raison de’etre

Ramadhan adalah bulan suci umat islam yang penuh rahmat dan pengampunan. Didalamnya tersimpuh ajaran adiluhung untuk melatih diri (riyadhah al-nafs) dan penyucian diri (tazkiyah al-nafs). Dalam catatan sejarah, bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya pada saat mayoritas elemen bangsa sedang menunaikan ibadah puasa.

Dalam buku fiqh al-Shiyam,Yusuf Qardhawi mengemukakan berbagai hikmah ibadah puasa. Savbhhdurmlah satunya, tarbiyah li al-iradah, puasa mengajarkan untuk berkehendak. Pilihan untuk tidak makan dan minum pada siang hari merupakan wujud dari melaksanakan kehendak walaupun hal tersebut sangat sulit. Dalam konteks yang luas, bagaimana pendidikan berkehendak tersebut bisa termanifestasikan dalam kehidupan social.

Identitas pemuda yang kuat adalah pemuda yang dapat mengekspresikan dirinya tampa harus mengikuti nama klan,suku,maupun keluarga dsb. Seperti yang dilansir oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA : “……….Bukanlah (disebut) seorang pemuda yang mengatakan bahwa ini adalah bapak saya, tapi (disebut)seorang pemuda seharusnya berkata bahwa: ini adalah saya”

Melalui moment memenangkan perang melawan hawa nafsu, maka Gerakan Pemuda Ansor Bengkulu Selatan menjadi inisiator dari “GEMA TAKBIR SANTUN PEMUDA”sebagai ajang revisitasi makna yang sangat mendasar dari IDUL FITRI dan juga sebagai ajang kreativitas pemuda untuk mengekspresikan diri dalam bingkai kemenangan dengan harapan semoga kemenanggan melawan hawa nafsu selama bulan ramadhan tidak tercederai kembali dengan tingkah polah yang merugikan diri sendiri dan masyarakat sekitar serta perjuangan kita sebulan penuh tidak terasa tersia-siakan.

Pengorganisasian

Pengorganisasian adalah salah satu fungsi manajemen yang juga mempunyai peranan penting seperti halnya fungsi perencanaan. Melalui fungsi pengorganisasian, seluruh sumber daya yang dimiliki oleh organisasi (manusia dan bukan manusia) akan diatur penggunaannya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Agar dapat melaksanakan fungsi pengorganisasian dengan baik, seorang manajer harus memahami berbagai perinsip pengorganisasian.

Dengan memahami fungsi pengorganisasian pembaca juga akan lebih mudah mempelajari fungsi aktuasi melalui fungsi actual akan diketahui gambaran tentang proses bimbingan dan pengarahan yang diperlukan oleh staf sesuai dengan pembagian tugas yang merupakan hasil dari fungsi pengorganisasian. Fungsi aktuasi akan mengarahkan staf melaksanakan tugas-tugas pokoknya untuk mencapai tujuan organisasi.

Proposal Skripsi




PENGARUH PERHATIAN BELAJAR OLEH ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA SDN 38 DESA PADANG JAWI


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mendiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. (UU RI. No.20 Th.2003:8).
Sehubungan dengan pendidikan dan proses kegiatan belajar yang baik di rumah maupun di sekolah. Hal yang tidak boleh lepas dari perhatian adalah anak atau siswa yang menerima pelajaran dalam proses belajar mereka baik di rumah maupun di sekolah. Orang tualah yang bertanggung jawab di hadapan Allah terhadap pendidikan generasi muda. Jika pendidikan mereka baik, maka berbahagialah generasi tersebut di dunia dan akhirat. Tapi, jika mereka mengabaikan pendidikannya maka generasi itu akan menemui kehancuran.
Maka, setiap pendidik hendaknya melakukan perbaikan dirinya terlebih dahulu, karena perbuatan baik bagi anak-anak adalah yang dikerjakan oleh pendidik, dan perbuatan jelek adalah yang ditinggalkan oleh pendidik. Karenanya sikap baik guru dan orang tua di depan anak-anak merupakan pendidikan yang paling utama.
Oleh karena itu, orang tua dan guru sudah sepatutnya mempunyai program yang akan disampaikan kepada anak sehingga mendapatkan prestasi yang baik khususnya pendidikan agama Islam. Pada dasarnya pendidikan agama Islam tidak hanya dibebankan kepada guru agama saja tetapi perlu dukungan dari orang tua, masyarakat, guru dan siswa. Karena tidak mungkin tercapai tujuan apabila tidak ada dukungan dari pihak lain.
Pendidikan agama Islam lebih mandapatkan perhatian yang cukup besar oleh masyarakat karena pendidian Islam bertujuan menciptakan manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sehingga menjadikan kehidupan yang aman, damai dan tentram. Untuk itu orang tua harus membekali anak dengan pendidikan agama Islam sejak kecil.
Selain itu, diperlukan kerja sama yang intensif antara pihak sekolah dengan orang tua siswa dalam upaya meningkatkan prestasi belajar anak. perlu ada pembinaan dan perhatian orang tua. Perhatian orang tua dalam lingkungan keluarga yang penting adalah memberikan pengalaman pertama pada masa anak-anak. Itu karena pengalaman pertama merupakan faktor penting dalam perkembangan pribadi dan menjamin kehidupan emosional anak.
Orang tua yang bijaksana hendaknya berusaha untuk membangkitkan kemauan belajar anak dengan tujuan agar anak tetap mempunyai semangat yang tinggi dalam belajar, baik di sekolah maupun di rumah perlu ada pembinaan dan perhatian orang tua. Itu karena perhatian orang tua mempunyai pengaruh besar terhadap peningkatan prestasi belajar anak di sekolah.
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal betujuan mendidik dan memberikan ilmu pengetahuan serta keterampilan pada siswa. Di samping itu sekolah juga membentuk mental dan kepribadian siswa, sehingga dengan bekal yang diperoleh siswa akan menyesuaikan diri dengan situasi yang ada pada masyarakat. Dalam melaksanakan fungsi sekolah tidak mudah untuk mencapai tujuannya. Hal ini disebabkan oleh banyak masalah, salah satu diantaranya adalah kurangnya pasilitas sekolah.
Sekolah yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang menampung siswa dengan berbagai latar belakang yang terdiri dari dua faktor yang mempengaruhi kurangnya prestasi belajar siswa tersebut yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dengan munculnya faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar tersebut dituntut kita semua untuk mengatasi masalah tersebut, tidak hanya disekolah saja tapi dimasyarakat dan dikeluarga juga perlu pengawasan terhadap tingkah laku siswa.
Agar guru-guru dapat menjalankan tugasnya dengan dalam membina, mendidik, dan memberikan pengetahuan serta ketempilan dengan baik, perlu adanya perhatian yang baik berupa bimbingan, motivasi, arahan serta petunjuk bagi siswa. Dengan kata lain untuk dapat mendidik para siswa secara baik diperlukan perhatian orang tua atau guru.
Sehubungan dengan latar belakang tersebut di atas maka betapa pentingnya perhatian orang tua dalam prestasi belajar siswa. Dalam konsep Islam dijelaskan bahwa perhatian orang tua sangat penting dalam kehidupan manusia sebagaimana tersebut dalam Al-Quran:
ÎŽóÇyèø9$#ur ÇÊÈ ¨bÎ) z`»|¡SM}$# Å"s9 AŽô£äz ÇËÈ žwÎ) tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏJtãur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# (#öq|¹#uqs?ur Èd,ysø9$$Î/ (#öq|¹#uqs?ur ÎŽö9¢Á9$$Î/ ÇÌÈ
"Demi masa sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh……."(Q.S Al-'Ashr)
Ayat di atas menerangkan bahwa manusia yang tidak menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya termasuk golongan orang yang merugi. Dengan demikian perhatian orang tua terhadap anak perlu untuk ditegakkan. Al-Quran terhimpun menjadi aturan yang harus dipatuhi oleh manusia, karena setiap pelanggaran atau penyimpangan akan menimbulkan keburukan. Perhatian itu berkaitan erat dengan sikap mental dan perilaku seseorang yang dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Di antara kedua faktor tersebut yaitu faktor internal terdiri dari: minat, motivasi, dan perhatian, sedangkan faktor eksternal terdiri dari: keluarga, sekolah dan masyarakat.
Dalam proses pendidikan agar pembelajaran itu berlangsung secara efektif dan efisien salah satu faktor yang menunjang keberhasilan itu adalah dengan adanya perhatian orang tua, khususnya perhatian dalam belajar pendidikan agama Islam baik di rumah maupun di sekolah.
Untuk mendapatkan prestasi belajar yang baik di sekolah perlu ditunjang oleh perhatian yang baik pula, baik guru maupun siswa. Dengan demikian prestasi belajar siswa tidak akan tercapai manakala tidak ada perhatian dari orang tua atau guru.
Berdasarkan pengamatan penulis sementara di SDN 38 Desa Padang Jawi, ternyata tingkat prestasi belajar siswa pendidikan agama Islam masih rendah padahal guru agama ada dan aktif, kurikulum agama Islam yang di ajarkan memenuhi standar yang telah ditentukan dan siswa aktif mengikuti pelajaran pendidikan agama Islam. Maka untuk mengetahui permasalahan tersebut di perlukan suatu penelitian yang cermat, sehingga akan diketahui tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa.
Bertitik tolak belakang masalah di atas peneliti tertarik untuk meneliti"PENGARUH PERHATIAN BELAJAR OLEH ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA SDN 38 DESA PADANG JAWI"
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat penulis rumuskan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana perhatian belajar anak oleh orang tua di Desa Padang Jawi?
2. Bagaimana prestasi belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama Islam di SDN 38 Desa Padang Jawi ?
3. Apakah ada pengaruh perhatian belajar anak oleh orang tua terhadap prestasi belajar pendidikan agama Islam pada siswa di SDN 38 Desa Padang Jawi?
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
a. Untuk mengetahui bagaimana perhatian belajar anak oleh orang tua di Padang Jawi.
b. Untuk mengetahui bagaimana prestasi belajar siswa pada bidang studi PAI di SDN 38 Desa Padang Jawi.
c. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh perhatian belajar anak oleh orang tua terhadap prestasi belajar PAI pada siswa di SDN 38 Desa Padang Jawi.
D. Hipotesis Penelitian
Hipotesis dapat diartikan kesimpulan sementara yang harus diuji kebenarannya, dengan data yang telah dikumpulkan melalui kegiatan penelitian. Berdasarkan hal di atas maka penulis mengemukakan hipotesis sebagai berikut:
Ha: Ada pengaruh perhatian belajar anak oleh orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada bidang studi PAI di SDN 38 Desa Padang Jawi.
Ho: Tidak ada pengaruh perhatian orang tua terhadap prestasi belajar PAI pada siswa di SDN 38 Desa Padang Jawi.
E. Kegunaan Penelitian
Adapun kegunaan penelitian adalah sebagai berikut:
1. Kegunaan secara teoritis
a. Bagi penulis, dapat menambah pengetahuan tentang pengaruh perhatian belajar anak oleh orang tua terhadap prestasi belajar PAI.
b. Bagi pembaca, dapat menambah wawasan tentang pengaruh perhatian belajar anak oleh orang tua terhadap prestasi belajar PAI.
2. Kegunaan secara praktis
a. Untuk mendorong para orang tua agar selalu memperhatikan anak terutama dalam masalah pengawasan, perhatian, pengontrolan, dan pendidik anak.
b. Sebagai pedoman bagi para orang tua agar selalu memperhatikan prestasi belajar anak.
c. Sebagai pedoman bagi para orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar anak.
F. Asumsi dan Keterbatasan
Anggapan dasar ialah suatu titik tolak pemikiran yang kebenarannya diterima oleh penyelidik. Anggapan dasar yang menjadi titik tolak pemikiran penulis dalam pemecahan penelitian ini adalah:
1. Anak mempunyai prestasi belajar, apabila adanya perhatian dari orang tua.
2. Perhatian yang baik dari orang tua, sangat menunjang anak dalam prestasi belajarnya.
3. Dengan adanya prestasi belajar bidang studi PAI diharapkan dapat memperoleh hasil yang baik dalam pendidikan Islam.
G. Batasan Istilah dan Batasan Oprasional
Untuk menghindari kesalah pahaman bagi pembaca maka di bawah ini ditegaskan beberapa istilah yang ada pada judul "Pengaruh perhatian belajar oleh orang tua terhadap prestasi belajar PAI pada siswa SDN 38 desa Padang Jawi" oleh karena itu, disini penulis hanya memberikan penegasan terhadap istilah-istilah yang di anggap perlu.
a. Perhatian belajar oleh orang tua
Perhatian belajar oleh orang tua adalah suatu sikap yang diberikan oleh orang tua kepada anak, baik dalam bentuk pemecahan masalah belajar, waktu belajar, kebutuhan belajar dan hukuman dan ganjaran belajar. Baca: Persiapan menulis Karya Ilmiah
b. Prestasi belajar siswa
Prestasi belajar siswa adalah hasil yang dicapai oleh siswa dalam penguasaan materi pelajaran, perubahan sikap yang positif dan keterampilan dalam belajar.