Showing posts with label Metode. Show all posts
Showing posts with label Metode. Show all posts

Monday, October 31, 2016

Membuat Skripsi itu Mudah !

  


Skripsi mungkin bagaikan momok yang menghantui bagi calon sarjana yang mengakhiri masa pendidikan di perguruan tinggi. Tak jarang mahasiswa dibuat pusing tujuh keliling ketika dihadapkan dengan penyusunan skripsi.

Nah, kenapa hal ini bisa terjadi ? jawabnya cukup mudah !

  1. Menyusun skripsi itu sangat mudah sekali bagi yang betul-betul paham dengan materi atau disiplin ilmu yang dipelajari. Pasalnya, tak jarang mahasiswa yang kurang memeliki wawasan bahkan kompetensi tentang materi yang ia teliti. Sehingga ia-nya tidak memahami seluk-beluk penelitian yang akan diteliti.
  2. Kemudian, tidak memiliki pemahaman terhadap teknik penyususnan skripsi. karena skripsi bersifat ilmiah, tentu mahasiswa tidak bisa mengada-ada bahkan membuat-buat penelitian kelihatan ilmiah, yang sesungguhnya tidak memenuhi kaidah ilmiah itu sendiri.

Dua permasalahan di atas tersebut merupakan kendala umum yang diahadapi mahasiswa menjelang purna pendidikan sarjana.

Jika dubuat sebuah pertanyaan (Mencontohkan); bagaimana akan menyusun sekripsi pendidikan jika pendidikan itu sendiri tidak dipahami dengan baik. Untuk itupemahaman yang utuhlah sekripsi pendidikan itu bisa dikerjakan, maka penyusun sekripsi akan menjadikannya lebih mudah dan paham betul terhadap-permasalahan-permasalahan yang dibahas.

Berkaitan dengan metode penilitian sekripsi, ilmu ini mutlak harus dimiliki. Sebab, jika metode penelitian tidak dikuasai maka sebuah kemustahilan sekripsi bisa disusun dengan baik.


Wednesday, February 16, 2011

DAFTAR PUSTAKA



Ahmad Sabri. 2005. Strategi Belajar Mengajar Dan Micro Teaching. Jakarta: Quantum Teaching.
Ahamad Tafsir. 1998. Metode Pengajaran Agama Islam. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Anwar Masy'ari. 1991. Membentuk Pribadi Muslim. Bandung : PT Alma'arif.
Brazelton. 2009. Disiplin Anak. Jakarta : PT Buana Ilmu Populer.
Cece Wijaya. 1991. Kemampuan Dasar Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. PT Remaja Rosdakarya.
Departemen Agama RI. 2001. Metode Pendidikan Agama Islam. Jakarta : Ditjen
Pembinaan Kelembagaan Agama Islam.
Departeman Agama RI. 2000. Tuntunan Peningkatan Ibadah. Jakarta : Ditjen Kelembagaan Pembinaan Agama Islam.
Departemen Agama RI. 2005. Kepengawasan Kependidikan. Jakarta : Ditjen Kelembagaan Pembinaan Agama Islam.
Depdiknas. 2003. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : Sekjen Depdiknas.
Hamzah Ya'qob. 1992. Etos Kerja Islami. Jakarta : CV Pedoman Ilmu Jaya.
Imam Ahmad Ibnu Nizar. 2009. Membentuk Dan meningkatkan Disiplin Anak Sejak Dini. Jogjakarta : Diva Press.
Joko Sri Yu'nanto. 2004. Sumber Belajar Anak Cerdas. Jakarta : Grasindo.
Koentjaraningrat. 1981. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta : PT Gramedia.
M. Sobry Sutikno. 2007. Rahasia Sukses Belajar dan Mendidik Anak. Mataram : NTP Press.
Slameto. 1995. Belajar Dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta : PT Rineka Cipta.
Suharsimi Arikunto. 1983. Prosedur Penelitian. Jakarta : PT Rineka Cipta.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung : CV. Alfabeta.
Sumadi Suryabrata.1993. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Syaiful Bahri Djamarah. 2000. Prestasi Belajar Dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha Nasional.
Syaifuddin Azwar. 1980. Metode Penelitian. Jakarta : Pustaka Pelajar.
S. Nasution. 2000. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT Bumi Aksara.
Wasty Soemanto. 1998. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Teknik Analisis Data



Setelah data primer dalam bentuk angka (kuantitatif), digunakan teknik analisa statistik. Untuk menjawab permasalahan seberapa besar pengaruh perhatian orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada bidang studi PAI di SDN 38 desa Padang Jawi Manna Bengkulu Selatan, digunakan analisis statistik dengan menggunakan rumus product moment sebagai berikut:
∑xy
Ґxy = ________________
√{ ∑ x² y² }
Ket:
RXY = angka indeks kolerasi
XY = jumlah hasil perkalian antara skor X dan skor Y
X = jumlah skor X
Y = jumlah skor Y
Selanjutnya untuk mengetahui tingkat signifikan antara variable X dan Variabel Y dihitung dengan uji t, dengan rumus sebagai berikut:
T = r √ n – 2

√ 1 - r²
Keterangan:
t = Tes signifikan
r = Kolerasi product moment
n = Jumlah sample

Validitas dan Reliabilitas





a. Uji Validitas Angket Tentang Perhatian Orang Tua
Dalam uji validitas, menurut Nana Sujdana (2005) yang diutamakan bukan isi tes, melainkan kriterianya, apakah alat penilaian tersebut dapat digunakan untuk meramalkan suatu ciri, perilaku tertentu atau kriteria tertentu yang diinginkan. Dalam penelitian ini, untuk menguji validitas angket yang akan diberikan kepada responden terlebih dahulu diuji cobakan kepada dua kelompok siswa masing-masing berjumlah 10 orang. Kemudian hasil dari jawaban kedua kelompok siswa tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis product moment dengan rumus yang dikemukakan oleh Suharsimi Arikunto (1993:219) sebagai berikut:
∑xy
Ґxy = ________________
√{ ∑ x² y² }
Hasil korelasi product moment dikonsultasikan dengan tabel nilai r product moment dengan taraf signifikan 5% untuk mengethui angket tersebut memenuhi syarat atau belum, jika rh ≥ rt pada tarap signifikan 5% maka angket tersebut memenuhi syarat validitas atau valid.
b. Pengujian Reliabilitas Angket Perhatian Orang tua
Dalam pengujian reliabilitas angket ini dilakukan beberapa tahap kegiatan sebagai berikut:
1. Mengumpulkan nilai item angket bernilai ganjil (1,3,5,……19) menjadi satu kelompok dan diberi simbol X
2. Mengumpulkan nilai angket bernilai genap (2,4,6,…..20) diberi simbol Y
3. Mengkorelasikan nilai x dan y dengan teknik analisa product moment
Hasil korelasi product moment dianalisis dengan Spearman Brown, jika rh ≥ rt pada tarap signifikan 5% maka angket tersebut memenuhi syarat reliabilitas atau reliabel.
Hasil uji coba validitas dan reliabilitas angket akan dikemukakan pada tabel 3.5 di bawah ini:
Tabel 3.5 Keadaan Data Validitas dan Reliabilitas Perhatian Orang tua
Nomor Siswa
Validitas
Reliabilitas
X
Y
X
Y
Kelompok A
Kelompok B
1,2,3,…...…19
2,4,6,……..20
1
30
27
17
14
2
28
27
15
17
3
25
25
12
20
4
32
31
14
18
5
30
34
13
17
6
22
23
15
16
Nomor Siswa
Validitas
Reliabilitas
X
Y
X
Y
Kelompok A
Kelompok B
1,2,3,…...…19
2,4,6,……..20
7
25
27
16
13
8
29
33
13
16
9
24
27
14
15
10
25
26
11
14
Jumlah
270
280
140
160
Untuk mengetahui valid atau tidaknya angket dapat dilihat pada table 3.6 berikut:
Tabel 3.6 Keadaan validitas angket perhatian orang tua
No
X
Y
X
Y
XY
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
30
28
25
32
30
22
25
29
24
25
28
28
25
31
34
23
27
31
27
26
3
1
-2
5
3
-5
-2
2
-3
-2
1
1
-3
3
6
-5
-1
3
-1
-2
9
1
4
25
9
25
4
4
9
4
1
1
9
9
36
25
1
9
1
4
3
1
6
15
18
25
2
6
3
4
Jumlah
270
280
94
87
83
Diketahui:
∑X² = 94
∑Y² = 87
∑X.Y = 83
∑xy
Ґxy = ________________
√{ ∑ x² y² }
83
= _______________
√ { 94 . 87 }
83
= _______________

√ 8178
83
= _______________
90,4322951
= 0,91781371 dibulatkan menjadi 0,92
Dengan demikian rh > rt, untuk N = 10 untuk tarap signifikan 5% adalah 0,632, maka angket dinyatakan valid.
Untuk mengetahui reliabilitas angket dapat dilihat pada table 3.7 berikut:
Tabel 3.7 Keadaan Reliabilitas angket perhatian orang tua
No
X
Y
X
Y
XY
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
17
15
12
14
13
15
16
13
14
11
18
17
12
18
15
16
19
16
15
14
3
1
-2
0
-1
1
2
-1
0
-3
2
1
-4
2
-1
0
3
0
-1
-2
9
1
4
0
1
1
4
1
0
9
4
1
16
4
1
0
9
0
1
4
6
1
8
0
1
0
6
0
0
6
Jumlah
140
160
30
40
28
Diketahui:
∑X² = 30
∑Y² = 40
∑X.Y = 28
∑xy
Ґxy = ________________
√{ ∑ x² y² }
28
= _______________
√ { 30.40}
28
= _______________

√ 1200
28
= _______________
34,6410162
= 0,80829038 dibulatkan menjadi 0,81
Setelah perhitungan product moment, maka untuk mengetahui reliabilitas keseluruhan diteruskan dengan perhitungan Spearman Brown, dengan rumus sebagai berikut:
r x y = 2 x r g g
1+r g g
Keterangan:
R x y = Koefisien reliabilitas item
R g g = Korelasi antara belahan pertama (item ganjil) dengan belahan kedua (item genap)
Dengan rumus di atas diketahui hasil uji reliabilitas keseluruhan item yaitu:
R x y = 2 x 0,81
1 + 0,81
= 1,62
1,81
R x y = 0,895
Dari perhitungan di atas ternyata r hitung = 0,895 ≥ r tabel = 0,632 dengan N = 10 pada tarap signifikan 5% maka angket dinyatakan reliabel. Dengan demikian angket perhatian orang tua mempunyai tingkat validitas dan reliabilitas yang baik sehingga angket dapat dinyatakan memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut.
c. Uji Validitas Prestasi Belajar
Untuk mengetahui validitas prestasi belajar siswa dapat dilihat table 3.8 dibawah ini:
Tabel 3.8 Keadaan validitas Prestasi Belajar siswa
No
X
Y
X
Y
XY
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
80
60
70
80
70
60
60
70
70
80
90
70
70
80
80
60
70
90
90
80
10
-10
0
10
0
-10
-10
0
0
10
12
-8
-8
2
2
-18
-8
12
12
2
100
100
0
100
0
100
100
0
0
100
144
64
64
4
4
324
64
144
144
4
120
80
0
20
0
180
80
0
0
20
700
780
600
960
500
Diketahui:
∑X² = 600
∑Y² = 960
∑X.Y = 500
∑xy
Ґxy = ________________
√{ ∑ x² y² }
500
= _______________
√ { 600 . 960 }
500
= _______________
√ 576.000

500
= _______________
758,946638
= 0,65880785 dibulatkan menjadi 0,658
Dengan demikian rh > rt, r hitung 0,658 untuk N = 10 untuk taraf signifikan 5% adalah 0,632, maka dinyatakan valid.
d. Uji Reliabilitas Prestasi Belajar
Untuk mengetahui reliabilitas prestasi belajar siswa dapat dilihat tabel 3.9 dibawah ini:
Tabel 3.9 Keadaan Reliabilitas Prestasi Belajar Siswa
No
X
Y
X
Y
XY
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
80
70
70
60
70
60
70
80
90
80
80
60
70
70
70
70
70
80
80
80
7
-3
-3
-13
-3
-13
-3
7
7
7
7
-13
-3
-3
-3
-3
-3
7
7
7
49
9
9
169
9
169
9
49
49
49
49
169
9
9
9
9
9
49
49
49
49
39
9
39
9
39
9
49
49
49
Jumlah
730
730
810
410
410
Diketahui
∑X² = 810
∑Y² = 410
∑X.Y = 410
∑xy
Ґxy = ________________
√{ ∑ x² y² }
410
= _______________
√ { 810 . 410}
410
= _______________

√ 332100
410
= _______________
576,281181
= 0,71145825 dibulatkan menjadi 0,71
Setelah perhitungan product moment, maka untuk mengetahui reliabilitas keseluruhan diteruskan dengan perhitungan Spearman Brown, dengan rumus sebagai berikut:
r x y = 2 x r g g
1+r g g
Keterangan:
R x y = Koefisien reliabilitas item
R g g = Korelasi antara belahan pertama (item ganjil) dengan belahan kedua (item genap)
Dengan rumus di atas diketahui hasil uji reliabilitas keseluruhan item yaitu:
R x y = 2 x 0,71
1 + 0,71
= 1,42
1,71
R x y = 0,83
Dari perhitungan di atas ternyata r hitung = 0,83 ≥ r tabel = 0,632 dengan N = 10 pada tarap signifikan 5% maka dinyatakan reliabel. Dengan demikian prestasi belajar siswa mempunyai tingkat validitas dan reliabilitas yang baik sehingga angket dapat dinyatakan memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut.